• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Limbah Kulit Udang dan Biji Alpukat Bisa Gantikan Plastik

Redaksi by Redaksi
26 July 2017
in News
0
Limbah Kulit Udang dan Biji Alpukat Bisa Gantikan Plastik

 

SoloposFM-Sampah kulit udang dan juga sampah biji alpukat, saat ini dapat dimanfaatkan agar tidak terbuang sia-sia. Karena limbah makanan yang biasanya berakhir ditempat pembuangan sampah ini, dapat diolah kembali menjadi plastik. Olahan yang berupa plastik ini, dapat menggantikan plastik berbahan kimia yang biasa digunakan.

Detik.com melaporkan, penemuan yang sangat brilian ini, merupakan hasil penelitian dan kerja keras para mahasiswa, dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya yang beranggota Nurlailiatul Machmudah, Fitria Pebriani, Adi Rachmadji, Tri Susanti, dan Dimas Noor Asyari. Nurlailiatul sebagai ketua tim peneliti menjelaskan bahwa dipilihnya inovasi ini karena melihat penggunaan perkakas yang terbuat dari plastik, terutama tas, sudah semakin menggila.

Menurut Environment Protection Body, sebuah lembaga lingkungan hidup di Amerika Serikat setiap tahun sekitar 500 miliar sampai 1 triliun tas plastik digunakan di seluruh dunia.

“Inilah ancaman terhadap lingkungan hidup, sebab plastik merupakan material yang sulit dihancurkan oleh organisme. Untuk bisa lebur dan terurai dalam tanah, sampah plastik butuh waktu antara 200 sampai 1.000 tahun,” kata Nurlailiatul dalam siaran pers yang diterima detikcom melalui Humas Unair, Rabu (26/7/2017)..

Dewasa ini telah ditemukan beberapa macam plastik biodegradable antara lain, polihidroksi alkanoat (PHA), poli e-kaprolakton (PCL), poli butilen suksinat (PBS) dan poli asam laktat (PLA). Namun kebanyakan bahan baku plastik biodegradable itu masih
menggunakan sumber daya alam yang tidak diperbaharui (non-renewable resources) dan tidak hemat energi.

Hasil penelitian yang menarik ini kemudian dituangkan dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKM-PE). Setelah melalui seleksi Dikti, proposal ‘Bioplastik
Mbah Kilat (Limbah Kulit Udang Dan Biji Alpukat)’ ini lolos untuk mendapatkan dana penelitian dalam program PKM Kemenristekdikti tahun 2016-2017.

Ditambahkan oleh Nurlailiatul, penelitian ini menekankan pada penggunaan limbah yang pemanfaatannya kurang maksimal. Antara lain limbah biji alpukat dan limbah kulit udang untuk dibuat sebagai bioplastik ramah lingkungan dan aman untuk digunakan.

“Jadi, bioplastik ‘Mbah Kilat’ ini dibuat dari bahan dasar chitosan kulit udang dan pati (tepung) limbah biji alpukat. Pada biji alpukat itu terdapat banyak kandungan pati yang bisa dijadikan komponen plastik, sehingga plastik mudah didegradasi oleh mikroorganisme,” lanjut Nurlailiatul.

Sedangkan pada limbah kulit udang mengandung kitin yang bisa ditransformasi menjadi chitosan sebagai penguat karakter polimer plastik. Untuk menambah karakteristik plastik,
maka ditambahkan zat pemlastis atau plastisizer sorbitol.

“Dengan hadirnya bioplastik ‘Mbah Kilat’ ini kami berharap dapat menjadi alternatif plastik pengganti plastik komersial yang aman digunakan, mudah terurai, dan dapat digunakan sebagai solusi mengoptimalisasi pemanfataan limbah,” tandas Nurlailiatul.

 

[Lintain Mustika]

Tags: limbahplastikkulitalpukatbisadanUdangBijiGantikan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.