Radio Solopos, BOYOLALI — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satunya dialami Sumiyati (37), warga Kecamatan Klego, Boyolali, yang mengaku sangat terbantu ketika anaknya harus dirawat karena tipes.
Ketika ditemui di Balai Desa Klego, Sumiyati menceritakan awal mula kondisi anaknya menurun. Ia mengatakan, sang anak mengalami demam, mual, dan diare sehingga harus dibawa ke Puskesmas Klego 2 untuk mendapatkan penanganan.
“Dokter menyatakan anak saya sakit tipes dan menyarankan rawat inap. Sudah dirawat beberapa hari, tapi kondisinya belum membaik, lalu dokter memberi rujukan ke RS Waras Wiris,” tutur Sumiyati, Rabu (28/10/2025).
Anaknya kemudian menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Selama proses perawatan, Sumiyati mengaku merasakan campuran perasaan cemas sekaligus berharap yang terbaik.
“Rasanya campur aduk, khawatir dan ingin anak cepat sembuh. Alhamdulillah setelah mendapatkan perawatan optimal, kondisinya mulai membaik. Sekarang tinggal kontrol rutin saja, sudah dua kali kontrol dan perkembangannya bagus,” ujarnya dengan lega.
Sumiyati mengatakan dirinya sangat bersyukur sudah terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Seluruh biaya pengobatan anaknya ditanggung penuh oleh program tersebut, sehingga ia tidak mengeluarkan biaya sedikit pun.
“Saya bersyukur sekali menjadi peserta JKN. Saat anak sakit, saya tidak perlu bingung memikirkan biaya. Saya bisa fokus mendampingi anak saya. Ini benar-benar membantu,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan RS Waras Wiris. Menurutnya, tenaga kesehatan di sana memberikan perhatian menyeluruh, ramah, dan komunikatif dalam menjelaskan kondisi medis pasien.
“Pelayanannya sangat baik. Perawat ramah dan sigap, dokter memeriksa dengan teliti dan menjelaskan kondisinya dengan bahasa yang mudah saya mengerti. Saya merasa anak saya dirawat oleh orang-orang yang tulus,” tutup Sumiyati.
