• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengenal Lebih Dekat Makanan Ultra-Proses dan Dampaknya bagi Kesehatan

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
in Lifestyle
0
Mengenal Lebih Dekat Makanan Ultra-Proses dan Dampaknya bagi Kesehatan

ilustrasi foto makanan sehari-hari (sumber foto freepik)

Radio Solopos – Makanan olahan cenderung mengandung lebih banyak gula, garam, dan lemak, bahan-bahan yang baik dikonsumsi dalam jumlah sedang tetapi belum tentu ideal untuk dikonsumsi sepanjang waktu.

Menurut Alexis Law, RDN, ahli diet terdaftar di Top Nutrition Coaching, makanan ultra-proses mudah didapat dan terjangkau sehingga lebih mudah dikonsumsi secara teratur, membuat orang dengan mudah mengonsumsinya secara berlebihan.

Berikut adalah beberapa makanan ultra-proses yang sering dianggap sehat tetapi sebenarnya tidak :

  1. Sereal Sarapan

Banyak sereal yang dipasarkan sebagai pilihan sarapan sehat mengandung bahan tambahan seperti maltodekstrin, gula, dan pewarna. Sereal yang lebih alami, seperti gandum utuh, jauh lebih baik karena hanya mengandung satu bahan: gandum.

  1. Batangan Protein dan Muesli

Meskipun sering diiklankan sebagai camilan sehat, banyak batangan protein dan muesli mengandung gula tambahan, serat olahan, dan bahan kimia lainnya yang menjadikannya makanan ultra-proses.

  1. Produk Susu Nabati

Banyak produk susu alternatif seperti susu kedelai atau almond mengandung pengemulsi dan perasa buatan. Beberapa merek mungkin lebih alami, tetapi banyak yang diproses secara berlebihan.

  1. Roti Tertentu

Roti yang dijual di pasaran sering kali mengandung bahan tambahan seperti pengawet dan pemanis yang menjadikannya makanan ultra-proses. Roti yang lebih alami tanpa tambahan bahan kimia lebih disarankan.

  1. Yogurt Berperisa

Yogurt yang ditambahkan rasa sering kali mengandung gula tambahan dan bahan pengawet. Memilih yogurt plain dan menambahkan buah segar adalah alternatif yang lebih sehat.

  1. Minuman Olahan

Banyak minuman yang dianggap sehat seperti jus kemasan atau smoothie mengandung gula tambahan dan bahan pengawet, menjadikannya sebagai makanan ultra-proses.

  1. Nugget dan Sosis

Produk daging olahan seperti nugget dan sosis sering kali mengandung bahan tambahan yang tidak sehat, termasuk pengawet dan lemak jenuh.

  1. Biskuit

Biskuit yang dipasarkan sebagai camilan sehat sering kali mengandung gula tinggi dan lemak trans, menjadikannya pilihan kurang baik untuk kesehatan.

Makanan-makanan ini sering kali dipromosikan sebagai pilihan sehat, tetapi penting untuk memeriksa label dan memahami bahwa banyak dari mereka adalah makanan ultra-proses yang dapat berdampak negatif pada kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Beberapa jenis di antaranya telah diketahui mampu meningkatkan potensi peradangan pada usus dan mengganggu keseimbangan mikrobioma usus.

Sumber : Antara

Tags: tips kesehatanmakanan ultra-proses

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.