• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

NEO Solo Grand Mall Gelar Nonton Perdana Film “Jangan Panggil Mama Kafir” bersama Michelle Ziudith

Abu Nadzib by Abu Nadzib
22 September 2025
in News
0
NEO Solo Grand Mall Gelar Nonton Perdana Film “Jangan Panggil Mama Kafir” bersama Michelle Ziudith

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani dan artis Michelle Ziudith berfoto bersama sebelum menonton perdana film "Jangan Panggil Mama Kafir" di Atrium Utama NEO Solo Grand Mall, Senin (22/9/2025). (Istimewa)

Radio Solopos — NEO Solo Grand Mall menggelar Workshop Film dan Nonton Bareng Perdana Film “Jangan Panggil Mama Kafir” di atrium utama, Senin (22/9/2025).

Kegiatan yang memadukan edukasi perfilman dengan kesempatan eksklusif menonton lebih awal film nasional terbaru itu digelar bekerja sama dengan Forum Literasi Jawa Barat.

Sorotan utama hadir dari Michelle Ziudith, pemeran utama film “Jangan Panggil Mama Kafir”, yang berbagi kisah seru di balik proses kreatif memerankan tokoh utamanya.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani hadir untuk memberikan welcoming speech sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap literasi kreatif dan perkembangan industri film Indonesia.

“Ini adalah kesempatan emas untuk mengembangkan literasi dan kreatifitas di tengah peluang dan tantangan saat ini. Saya juga berharap semoga kedepan selalu diberikan kelancaran atas renovasi yang sedang dilaksanakan di NEO Solo Grand Mall,” ujar Astrid Widayani saat memberikan sambutan di acara pembukaan workshop.

Acara ini bukan sekadar pemutaran film. Peserta diajak menyelami dunia perfilman melalui sesi workshop mulai dari perancangan ide cerita, proses produksi, hingga strategi distribusi memberikan pemahaman mendalam mengenai industri sinema tanah air.

“Film Indonesia tengah berada di puncak kreativitas. Kami senang bisa menyediakan ruang publik bagi acara kreatif seperti ini. Hadirnya Forum Literasi Jawa Barat dan Michelle Ziudith menunjukkan semangat kolaborasi yang menghidupkan perfilman Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa NEO Solo Grand Mall bukan hanya pusat belanja, tetapi juga rumah bagi ide-ide besar dan karya anak bangsa,” ungkap Elvira Dyahajeng Syavala, Public Relations NEO Solo Grand Mall, seperti dikutip Radio Solopos dari rilisnya.

“Kami percaya menonton film lokal dan memahami proses kreatifnya adalah bentuk apresiasi nyata bagi para sineas Indonesia. Inilah cara kami mendukung perfilman nasional agar semakin diperhitungkan, baik di dalam negeri maupun mancanegara.” tambahnya.

Menutup rangkaian kegiatan, pengunjung menikmati nonton bareng perdana film “Jangan Panggil Mama Kafir” bersama Michelle Ziudith, menciptakan pengalaman istimewa untuk berinteraksi langsung dengan sang pemeran utama dan merasakan atmosfer film lebih awal dibanding penonton umum.

Dihadiri ratusan peserta dari pelajar, komunitas kreatif, hingga pencinta film, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat apresiasi masyarakat Solo terhadap karya-karya sineas Indonesia sekaligus menumbuhkan literasi visual di kalangan generasi muda.

Tags: film baruNEO Solo Grand MallNEO SGMMichelle Ziudith

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.