Radio Solopos, SOLO — Tanggal 20 Desember 2025 lalu menjadi hari bersejarah bagi Neo Solo Grand Mall yang sebelumnya bernama Solo Grand Mall (SGM).
Mal tertua di Kota Solo itu menggelar Soft Opening Main Lobby mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB.
Kegiatan itu menandai hadirnya wajah baru area lobi utama yang dirancang selaras dengan tema besar Neo Solo Grand Mall, menghadirkan konsep modern dan artsy dengan sentuhan kearifan lokal Jawa.
Pembaharuan main lobby ini tidak hanya menghadirkan tampilan visual yang lebih segar tapi juga merepresentasikan identitas Neo Solo Grand Mall sebagai ruang publik yang tumbuh bersama budaya Kota Solo.
Unsur budaya Jawa diwujudkan melalui penerapan pola desain batik Kawung yang diolah secara kontemporer, sehingga menciptakan harmoni antara nilai tradisional dan estetika modern.
Manajemen Neo Solo Grand Mall menyampaikan konsep tersebut dipilih untuk memperkuat karakter mal sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
“Kami ingin menghadirkan main lobby yang tidak sekadar modern secara visual, tetapi juga memiliki makna. Sentuhan artsy dengan elemen batik Kawung menjadi simbol keseimbangan, nilai budaya, dan harapan agar Neo Solo Grand Mall terus menjadi ruang publik yang hidup dan relevan bagi masyarakat,” ujar Public Relations Neo Solo Grand Mall, Elvira, dalam rilisnya yang dikutip radio.solopos.com, Selasa (30/12/2025).
Dengan desain yang lebih terbuka dan nyaman, main lobby baru diharapkan dapat menjadi titik temu yang hangat bagi pengunjung, tenant, maupun mitra bisnis.
Kehadirannya juga mendukung berbagai aktivitas dan event yang akan digelar di area lobi sebagai bagian dari dinamika Neo Solo Grand Mall ke depannya.
Melalui soft opening ini, Neo Solo Grand Mall mengundang masyarakat Solo dan sekitarnya untuk merasakan langsung transformasi yang dihadirkan.
Ke depan, kata dia, Neo Solo Grand Mall berkomitmen terus berinovasi dengan tetap mengedepankan nilai lokal, menjadikannya sebagai pusat perbelanjaan sekaligus ruang publik yang membanggakan Kota Solo.

