• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pembangunan Kantor Pemda Terpadu Sragen Terjadi Keterlambatan, Bupati Tidak Puas

“Kalau memuaskan itu perfect. Sekarang progresnya ya menurut saya tidak memuaskan kalau dinilai"

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
29 November 2023
in News
0
Pembangunan Kantor Pemda Terpadu Sragen Terjadi Keterlambatan, Bupati Tidak Puas

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Rabu (15/11/2023). (Solopos.com)

Radio Solopos – Proyek strategis pembangunan Kantor Pemda Terpadu Sragen dengan nilai kontrak Rp93,6 miliar ditargetkan selesai pada 27 Desember 2023 mendatang. Dalam waktu tinggal sebulan, Pemkab Sragen optimistis proyek yang dikerjakan PT Permata Bayu Sejahtera tersebut rampung.

Lanjutan proyek itu dilaksanakan pada 2024 dengan alokasi anggaran Rp18 miliar untuk penataan lingkungan seputaran Kantor Pemda Terpadu. Kemudian di 2025 ada pembangunan fasilitas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan masjid. Kantor Pemda Terpadu itu menempati lahan seluas 37,931 m2 dan luas bangunan yang dibangun seluas 12,498 m2 yang terdiri atas empat lantai.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui Solopos.com, Senin (27/11/2023), mengungkapkan masa kontrak pembangunan Kantor Pemda Terpadu itu selesai pada 27 Desember mendatang. Yuni, sapaan Bupati, mengaku tidak puas dengan progres yang berjalan karena masih ada keterlambatan meskipun masih di bawah 5%.

“Kalau memuaskan itu perfect. Sekarang progresnya ya menurut saya tidak memuaskan kalau dinilai. Ada keterlambatan tetapi masih ditoleransi. Keterlambatan di bawah 5% itu masih bisa dikejar. Kalau progres Kantor Pemda Terpadu itu tidak diseriusi, saya yang degdegan. Setiap pekan, kami cek terus progresnya,” jelas Yuni.

Dia optimistis proyek tersebut selesai. Dia menjelaskan untuk lift sudah selesai, tinggal pemasangan AC. Dia mengatakan instalasinya sudah tinggal pemasangan AC-nya saja. Dia berharap pada pekan ini bisa selesai, setelah itu tinggal interiornya. Dia mengatakan berdasarkan maketnya ada jalan di belakang tetapi kondisi sekarang masih proses.

Yuni menerangkan pada 2024 nanti ada lanjutan dengan penataan lingkungan. Dia mengatakan jalan bulevar yang belum lurus diluruskan sehingga pas as tengah.

Dia menghendaki ada tanaman tabebuya yang seragam dan cepat tumbuh besar. Saat berbunga juga terlihat lebih indah. “Untuk penataan lingkungan itu ada alokasi anggaran Rp18 miliar di 2024, untuk parkir, penghijauan, interios, dan seterusnya,” jelasnya.

Yuni mengatakan setelah penataan lingkungan selesai, pekerjaan rumahnya tinggal rumah Damkar dan masjid yang dianggarkan di 2025. Dia meminta masjidnya yang representatif yang didesain dengan arsitektur Jawa.

Kalau masjid dibangun dengan desain Timur Tengah, kata dia, lebih baik pergi umrah saja ke Mekkah. “Kalau konsepnya Jawa itu lebih njawani. Nanti jalan Dr Sutomo itu bisa dilebarkan menjadi empat lajur. Untuk sungainya itu ditutup, kami sudah dapat izin menutup saluran itu,” jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, R. Suparwoto, mengungkapkan nanti ada akses jalan di belakang Kantor Pemda Terpadu. Jalan yang semula selebar lima meter, kata dia, akan dilebarkan menjadi tujuh meter.

“Kami sudah berbicara dengan warga setempat terkait akses jalan itu. Alhamdulillah, warga justru menghibahkan tanahnya untuk bisa dibangun jalan untuk melebarkan akses,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul “Bupati Yuni Tak Puas Progres Pembangunan Kantor Pemda Terpadu Sragen”

Tags: kusdinar untung yuni sukowatiBupati Sragenkantor pemad terpadu sragen

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat Pajak 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.