• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Perpaduan Barat dan Timur dalam Sepiring Selat Solo

Afrodita Primera Hraditya by Afrodita Primera Hraditya
25 February 2016
in News
0
Perpaduan Barat dan Timur dalam Sepiring Selat Solo

SoloposFM—Selat Solo, salah satu kuliner kebanggan kota Solo ini memang hampir selalu menjadi pilihan santapan para pengunjung. Perpaduan serasi antara gurihnya daging dengan sayuran segar dan rebus membuat makanan ini cukup menyehatkan.

Cukup mudah menemukan warung-warung selat di Solo, diantaranya warung selat Mbak Lies di Serengan, warung selat Viens atau di RM Kusuma Sari. Setiap warung selat memiliki kekhasan sendiri-sendiri. Selat Viens Viens memiliki kekhasan dimana dagingnya dihancurkan dan dibuat bulat seperti bakso seukuran jempol. Hidangan Selat ini dilengkapi oleh telur pindang, kentang rebus, daun kol, acar, wortel dan buncis. Ada juga potongan kentang kering yang tenggelam dalam kuahnya.

Sedangkan sajian Selat Solo di Kusuma Sari memiliki penampilan lebih ber-estetika. Disajikan dengan potongan daging paha sapi ditengahnya dan dikeliilngi oleh kentang rebus, daun selada, wortel, tauge, buncis, potongan tomat dan irisan telor rebus yang melingkar cantik. Ditengahnya tak lupa ditutupi irisan kentang yang digoreng kering. Salah satu yang unik adalah tambahan mayonnaise yang di taruh diatas daun selada. Mayonnaise sebagai signature dari hidangan Selat Solo. Semua bahan itu kemudian diguyur dengan kuah manis khas hidangan Jawa, menghasilkan perpaduan barat dan timur yang lezat menyegarkan.

Meskipun memiliki kemiripan nama dengan makanan bule, salad namun selat jelas merupakan makanan berbeda. Karena kono selat Solo memakai bahan utama daging sapi yang dicacah, sedangkan selat umumnya didominasi sayuran segar. Konon dari aspek bahasa, selat diadopsi dari kata slachtje yang kurang lebih artinya: hasil penyembelihan daging yang dijadikan kecil-kecil. Kata slachtje kemudian diucapkan menjadi selat oleh orang Jawa.

Perpaduan barat dan timur, itulah yang tersaji dalam sepiring selat Solo. Nah, selat Solo di warung manakah yang sudah Anda coba?

Tags: kulinerselat solo

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat Pajak 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.