• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Persiari Terbentuk di Monumen Pers Solo

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
11 March 2023
in News
0
Persiari Terbentuk di Monumen Pers Solo

RadioSolopos – Pengurus Penyiar Radio Seluruh Indonesia (Persiari) terbentuk di Monumen Pers Solo. Menandai terbentuknya organisasi wadah penyiar radio seluruh Indonesia melalui deklarasi dan pengukuhan pengurus periode 2023 – 2027. Pengurus yang dikukuhkan merupakan struktur kepengurusan tingkat pusat atau dewan pengurus pusat (DPP). Penyiar senior Radio Elshinta Suwiryo terpilih sebagai ketua DPP Persiari.

Kepengurusan Persiari dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio. Dalam sambutanya, Agung Suprio menyampaikan selamat atas terbentuknya organisasi penyiar radio Persiari. Dia berharap wadah ini akan menjadi sarana komunikasi dan koordinasi seluruh penyiar di Indonesia.

Agung Suprio menyatakan, memilih Kota Solo sebagai lokasi deklarasi memiliki dasar yang kuat. Sebab, di Solo pertama kali muncul radio yang melakukan perlawanan dalam masa penjajahan. “Radio memiliki peran dalam kemerdekaan. Penyiar radio garda terdepan dalam media penyiaran,” katanya.

Sementara Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Widiarsih Agustina mengatakan Persiari harus menjadi lokomotif para penyiar di Indonesia untuk membangun peradaban. Menurut dia, peradaban yang besar dibangun dari mimpi dan imajinasi dan penyiar radio bisa melakukannya.

“Pekerjaan penyiar bukan hanya pekerja suara namun membangun imajinasi untuk membangun peradaban dari informasi yang disampaikan,” katanya.

Lebih lanjut Widiarsih menuturkan, di tengah kondisi pasca Covid 19 ini penyiar harus memiliki kemampuan resiliensi apalagi saat ini masuk era disrupsi. “Dunia kepenyiaran harus lebih berani, radio boleh berdisrupsi tapi penyiar jangan. Resiliensi menjadi syarat mutlak bagi penyiar,” tegasnya.

Harapan juga disampaikan anggota Dewan Pers Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Totok Suyanto, yang menyatakan profesi penyiar mengharuskan yang bersangkutan memiliki wawasan informasi, lagu dan segala hal yang berkaitan dengan broadcasting.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Monumen Pers Solo, Widodo Hastjaryo menyambut gembira terbentuknya wadah organisasi profesi penyiar seluruh Indonesia. Inisiasi dan deklarasi dilaksanakan di Monuman Pers Solo. “Bangga dan bahagia Persiari dideklarasikan di Monumen Pers, karena di gedung inilah deklarasi radio pribumi pertama yang turut serta berkontribusi pada kemerdekaan RI,” katanya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, yang pada saat itu diwakili oleh Kadiskominfo Jateng, Riena Ratnaningrum menyatakan profesi penyiar radio berperan penting menyambung lidah program pemerintah sehingga dapat menjadi mitra strategis. Riena berharap PERSIARI dapat menjadi wadah bagi penyiar agar mampu memberi warna.

“Saya berharap Persiari bisa memberikan perubahan bagi warna kerja dan pola berpikir bagi pekerja radio,” harap Riena.

Riena juga menyinggung perlindungan hukum dan kesejahteraan bagi penyiar. “Dengan Adanya Persiari nantinya diharapkan dapat memberikan perlindungan hukum bagi tenaga kerja penyiaran, penyiar juga harus terus melakukan inovasi bagi kebaikan negeri,” tutur Riena dihadapan penyiar seluruh Indonesia.

Dalam deklarasi dan pelantikan ini, juga diberikan sejumlah penghargaan kepada praktisi penyiaran maupun tokoh yang berjasa dalam bidang radio. Diantaraya pengukuhan KGPAA Mangkunegoro VII sebagai Bapak Radio  serta menegaskan 7 April sebagai Hari Radio Nasional.

Tags: soloradiomediapenyiarmonumen persperspersiari

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.