• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

PGRI Usulkan Pancasila Jadi Mata Pelajaran Baru

Redaksi by Redaksi
3 June 2017
in News
0
PGRI Usulkan Pancasila Jadi Mata Pelajaran Baru

SoloposFM–Pendidikan Pancasila diusulkan untuk dijadikan mata pelajaran tersendiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Pendidikan Pancasila ini nantinya akan terpisah dari pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).

“Saat ini kita lihat Pancasila sebagai dasar negara mulai luntur di sekolah. Bahkan ideologi berbau radikalisme dan intoleransi mulai masuk ke lembaga pendidikan,” ujar Unifah di Jakarta seperti dilansir oleh Solopos.com (3/6/2017).

Pemisahan antara mata pelajaran PPKN dan Pancasila perlu karena saat ini PPKN sebatas mempelajari administrasi kenegaraan. Pancasila, sebaliknya, tidak lagi dijadikan dasar perilaku bangsa dan negara.

Dia menambahkan idealnya Pancasila menjadi jiwa keseluruhan bangsa dalam bertindak. Untuk itu perlu reaktualisasi nilai-nilai Pancasila. “Selain reaktualisasi Pancasila di dalam kelas, juga harus ada praktiknya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya upacara bendera yang kini tidak setiap sekolah melaksanakannya,” kata dia.

Dia meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemedikbud) dan Kementerian Agama mengkaji reaktualisasi nilai Pancasila. Sekolah diminta tidak hanya aktif menyanyikan lagu Indonesia Raya, namun juga seluruh lagu tentang Indonesia. Begitu juga dengan kegiatan siswa, harus memuat nilai yang berwawasan kebangsaan.

“Sampai saat ini saya lihat belum ada metode nilai Pancasila yang sesuai. Kegiatan OSIS dan Pramuka juga harus dimasukkan wawasan kebangsaan,” kata dia.

[Dhi Ajeng Ayu Putri]

Tags: sekolahpendidikanguruPancasil

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.