• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Crew
    • Ardi Sardjono
    • Fira Maghfirani
    • Hadiyawan Arto Buwono
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Saldi Isra, Sang Pengganti Patrialis

Redaksi by Redaksi
8 April 2017
in News
0
Saldi Isra, Sang Pengganti Patrialis

SoloposFM- Baru-baru ini masyarakat sempat digegerkan dengan adanya kasus dugaan penyuapan yang dilakukan oleh Hakim Konstitusi, Patrialis Akbar yang akhirnya diputuskan telah melakukan pelanggaran berat dan dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada Kamis (16/2/2017).

Setelah kasus tersebut, akhirnya Presiden Jokowi memutuskan Saldi Isra sebagai hakim Mahkamah Konstitusi pengganti Patrialis Akbar. Informasi ini dibenarkan oleh Ketua Panitia Seleksi Hakim MK Harjono saat dikonfirmasi detik.com, Sabtu (8/4/2017). Lalu, seperti apakah Saldi Isra ini? Berikut ini adalah sekilas ulasan mengenai Saldi Isra, sang pengganti Patrialis yang dirangkum dari berbagai sumber.

Saldi Isra adalah seorang ahli hukum tata negara Indonesia, aktivis anti-korupsi, penulis, serta guru besar Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Sekolah dasar hingga menengah ditempuh Saldi di kampung halamannya. Setelah dua kali gagal Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) di tahun 1988 dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (Umptn) tahun 1989, akhirnya ia diterima di Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat pada tahun 1990. Setelah menjadi Mahasiswa Teladan Berprestasi Utama I Universitas Andalas pada tahun 1994, ia meraih gelar Sarjana Hukum dengan predikat lulus Summa Cum Laude pada tahun yang sama.

Lalu Saldi menuntaskan Master of Public Administration di Universitas Malaya, Malaysia pada tahun 2001, dan gelar Doktor di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 2009 dengan predikat Cumlaude. Pada tahun 2010, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas. Sejak masih berstatus mahasiswa S-1, ia menekuni bidang kepenulisan dan tercatat ribuan karya tulisnya berupa artikel di jurnal ilmiah nasional dan internasional yang dihantarkan dalam berbagai seminar mulai dari tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional. Serta tulisan ilmiah populer yang diterbitkan oleh berbagai media cetak nasional dan internasional.

 

[Nabila Ikrima]

Tags: jokowisuaphakimmahkamahkonstitusisaldiisrapatrialisganti

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • 5 Film Tayang di Bioskop Solo Pekan Ini, Ada Avengers Endgame dan Other Mommy
  • Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi
  • Mangkunegaran Gelar Dhaup Ageng Gusti Sura pada November
  • Pernikahan di Jogja Menurun, Kemenag Tegaskan Biaya Nikah Sesuai Ketentuan
  • Pemkot Magelang Perkuat Pengelolaan Data Kependudukan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.