• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Crew
    • Ardi Sardjono
    • Fira Maghfirani
    • Hadiyawan Arto Buwono
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pimpinan Baru OJK diminta Dorong Perekonomian

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
14 August 2019
in News
0
Pimpinan Baru OJK diminta Dorong Perekonomian

Kepala Baru OJK Solo, Eko Yunianto (kiri) dam Tiyoga Laksito, Plh Kepala OJK Solo sebelumnya, berjabat tangan seusai pelantikan Kepala OJK Solo di Loji Gandrung Solo, Selasa (13/8).

Solopos FM – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, melantik Kepala OJK Solo yang baru, Eko Yunianto, Selasa (13/8). Wimboh berpesan agar Kepala OJK Solo yang baru bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Solo.

Eko yang sebelumnya bertugas di Kantor OJK Kalimantan Timur, menggantikan Kepala OJK Solo sebelumnya, Laksono Dwionggo, yang saat ini bertugas di Kantor OJK Regional 3 Jateng dan DIY. Sebelum digantikan Eko, tugas dari Laksono sempat dilaksanakan oleh Triyoga Laksito sebagai Plh Kepala OJK Solo.

Kepada Eko, Wimboh berpesan agar terus mengoptimalkan komunikasi dengan semua stakeholder di wilayah Solo dan sekitarnya. “Tantangan sektor keuangan ke depan semakin  besar. Di sektor keuangan, selain diawasi dan dilindungi, perannya juga harus memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat. Harus bisa mendukung upaya menyejahterakan masyarakat. Untuk itu OJK dalam tugasnya melindungi, mengawasi dan mengatur sektor keuangan, arahannya OJK harus bisa ikut mengurangi pengangguran, ikut meningkatkan perekonomian dan sebagainya,” kata dia di sela acara pelantikan Kepala OJK Solo yang baru, di Pendapa Loji Gandrung, Selasa (13/8).
Menurutnya, Solo merupakan daerah dengan pertumbuhan cukup baik. “Kalau kami lihat Solo luar biasa dari segi angka. Pertumbuhan nasional hanya 5,17 % sedangkan Solo 5,75%. Sedangkan untuk inflasi nasional 3,32%, dan Solo 2,65%,” kata dia.
Namun untuk kredit perbankan, perlu ada sedikit kerja keras. “Sebenarnya tumbuh 8,8%. Namun nasional sepertinya lebih tinggi. Sedangkan DPK [Dana Pihak Ketiga] sekitar 10,1%, lebih tinggi dari nasional. Jadi di sini banyak orang punya duit untuk ditabung sebenarnya. Namun usaha juga perlu digerakkan,” lanjut dia.
Wimboh berpesan agar pimpinan OJK Solo yang baru bisa menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak. Terutama dalam pengembangan potensi daerah. Ini OJK di daerah, diharapkan bisa galang sinergi. Kalau sektor jasa keuangan jelas di bawah bimbingan OJK. Tapi sektor keuangan sendiri tidak bisa sendirian. Kalau memberikan kredit harus ada yang dibiayai. Kalau tidak ada proyek baru yang dikembangkan pertumbuhan kredit tidak nendang,” kata dia.
Dengan pemetaan potensi daerah diharapkan ke depan bisa mendorong penyerapan tenaga kerja, pengembangan proyek orientasi ekspor, pengembangan pariwisata untuk mendatangkan wisatawan mancanegara dan sebagainya. Pengembangan wisata pun diharapkan bisa mengangkat potensi lainnya seperti kerajinan, kuliner dan sebagainya. “Ini akan menarik pertumbuhan lainnya. Kalau semua berkerja, pertumbuhan ekonomi naik, konsumsi akan naik, kredit konsumsi naik, pendapatan asli daerah naik, pengangguran turun. Ini konsep pembangunan yang tidak akan berhenti. Akan berjalan terus,” lanjut dia.
Sementara itu Kepala OJK Solo yang baru dilantik, Eko, mengatakan siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Solo dan sekitarnya. “Tentunya kami akan memetakan dan mempelajari dulu segala sesuatunya untuk mengukur skala prioritas,” kata dia.
Menurutnya selama ini koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Bank Indonesia dan lainnya telah berjalan baik. Namun pihaknya akan lebih meningkatkannya agar arahan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi bisa terwujud. (Bayu Jatmiko Adi)

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • PHK Jateng Tembus 7.315 Pekerja hingga Agustus 2026, DPRD Turun Tangan
  • Minta Petani Diversifikasi Usaha, Sumanto Ungkap Trik Kelola Keuangan
  • Kerja Ala Gen Z di 2026: Bukan Sekadar Mengejar Jabatan, tapi Mencari Keseimbangan
  • Keterwakilan Perempuan di DPRD Jateng Baru 20 Persen, Masih di Bawah Target
  • Selain Kos dan Kampus, Anak Muda Butuh Rumah Ketiga!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.