Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Isu Obat Covid-19, Apoteker Farmasi : Jangan Sampai Jadi Korban Hoax!

Redaksi by Redaksi
7 July 2021
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
obat covid

sumber foto freepik.com

SoloposFM,  Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir membuat masyarakat berupaya mencari obatnya. Apalagi jika posisi terapar, baik itu diri sendiri maupun kerabat. Sejumlah isu pun muncul, yang berakibat pada panic buying. Mulai dari obat cacing yang diyakini bisa menyembuhkan Covid-19 hingga suplemen vitamin dan produk minuman lainnya.

European Medicines Agency (EMA) tidak memberikan rekomendasi untuk ivermectin digunakan sebagai obat COVID-19. Ivermectin hanya disetujui untuk obat cacing dan obat untuk hewan mengatasi parasit.

Baca juga : PPKM Darurat, Pendengar Solopos FM : Solo Sepi Dan Susah Cari Uang!

 

Baca Juga

Beasiswa S1 Disiapkan untuk Warga Lokal Kawasan Transmigrasi Barelang

Beasiswa S1 Disiapkan untuk Warga Lokal Kawasan Transmigrasi Barelang

12 October 2026
Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

9 October 2026
Mangkunegaran Gelar Dhaup Ageng Gusti Sura pada November

Mangkunegaran Gelar Dhaup Ageng Gusti Sura pada November

8 October 2026
Pemkot Magelang Perkuat Pengelolaan Data Kependudukan

Pemkot Magelang Perkuat Pengelolaan Data Kependudukan

8 October 2026

Efek Keterbukaan Informasi

 

Apt Sukir Satrija Djati, M.P.H, Apoteker Farmasi Kesehatan Masyarakat dalam Dinamika 103 SoloposFM, Rabu (7/7/2021) mengakui aksi borong ini efek keterbukaan informasi. Sayangnya hal ini tidak disertai upaya croscek kebenaran.

“Mereka langsung menyebar info yang didapat. Padahal ada juga orang-orang tidak bertanggung jawab bikin hoax,” ungkap dosen farmasi UII ini.

 

Baca juga : PPKM Darurat, Mayoritas Pendengar Solopos FM Khawatir Dampak Ekonominya

 

Ia menekankan sampai hari ini belum atau tidak ada obat baru antivirus ut Covid-19.

”Yang ada obat lama yang sudah eksis yang sebelumnya untuk antivirus atau bakteri kemudian dikombinasi dijadikan standar terapi. Jadi ini individual by resep, ksus per kasus. Namun ada juga pasien kreatif, mencatat obat nya, hingga bikin list resep dan di share. Akibatnya masyarakat panik beli. Ingat bahwa itu adalah obat daftar D atau obat keras dgn resep. Itu obat untuk kuratif atau pengobatan bukan preventif atau pencegahan. Jika tidak hati-hati bisa berbahaya,” jelasnya lebih lanjut.

Apt Sukir Satrija Djati, M.P.H, Apoteker Farmasi Kesehatan Masyarakat

Sukir memaparkan India saat menghadapi ledakan Covid-19 pernah menggunakan Ivermectin sebagai standar terapinya, namun karena efek yang tidak menggembirakan serta munculnya berbagai efek samping maka per Mei 2021 Ivermectin dikeluarkan dari daftar  obat untuk Covid-19

Ivermectin adalah obat keras yang mendapakannya harus dengan resep dokter jadi sangat tidak bijak jika ada orang/oknum lembaga dan/atau institusi membagi-bagikan ke masyarakat, hal tersebut sangat melangar CDOB (cara distribusi obat yang baik).

“Sekali lagi itu masih obat cacing, bukan Covid-17.  Jika ada dokter yang akan meresepkan Ivermectin sebagai obat Covid-19, maka polanya harus mengikuti protocol uji klinis yang sedang dikomandoi Balitbangkes Kemenkes RI untuk 8 rumah sakit di Indonesia. Membeli langsung Ivermectin baik untuk pengobatan Covid atau malah pencegahan tanpa resep sebaiknya dihindarkan, sebab selain belum terbukti efektif, kemungkinan mendapatkan efek samping hingga Ivermectin palsu sangat besar, jadi sebaiknya jangan,” pesannya.

Ia meminta masyarakat tidak risau dan resah jika Ivermectin hilang dari pasaran atau harga melambung.

“Biarkan saja dan tidak perlu geger, jaga jangan sampai jadi korban hoax, infodemik berlebih serta dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

 

Opini Pendengar SoloposFM

 

Dalam Dinamika 103 SoloposFM, Rabu (7/7/2021) pendengar SoloposFM mengaku tidak terpengaruh isu obat tersebut. Mereka juga tidak melakukan panic buying.

Berikut sejumlah opini mereka:

“Saya sekeluarga tidak termasuk warga yang panik denag kondisi apapun. Apalagi saat ini. Semua kami jalani dengan alamiah,” tulis Sriyatmo di Pajang.

“Kalau saya tidak ikut borong. Saya lebih fokus ke perekonomian saya. Bagaimana caranya bisa bertahan di masa PPKM,” ungkap Kartiman.

“Tidak ikut panic buying,” tulis Ahmad di Nayu.

“Saya tidak terpengaruh dengan panic buying obat vaksin covid 19. Obat covid 19 hingga kini belum ditemukan. Jangan sampai terpancing atau terpengaruh oleh isu atau yang lagi viral di  medsos. Saya lebih baik menjaga imun agar tetap fit dengan obat tradisional saja dan harganya sangat terjangkau selain itu tidak ada efek samping buat organ tubuh kita seperti ginjal, jantung, lever. Seperti minum wedang jahe rempah, kalau siang panas lebih baik air kelapa wulung/muda murni di kasih sedikit jeruk nipis dan madu,” papar Priyanto Sasongko.

Tidak ikut borong obat. Yang penting taati prokes, konsumsi buah, makan makanan bergizi, minum vitamin C, tiap pagi berjemur itu sudah cukup menjaga imun kita,” ungkap Darmiyanti di Sragen.

 

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

 

Tags: kesehatancoronacovid 19perilaku barusetop penularan covid19soloposfm lawan covid 19

Related Posts

Menatap Layar Terlalu Lama, Mata Bisa Lelah hingga Sakit Kepala

Menatap Layar Terlalu Lama, Mata Bisa Lelah hingga Sakit Kepala

by Redaksi Radio Solopos
8 October 2026
0

Radio Solopos, SOLO — Kebiasaan menggunakan ponsel dalam waktu lama, terutama sebelum tidur, dapat membuat mata bekerja lebih keras....

Burnout dan Overthinking pada Anak Muda di Era Serba Cepat, Kenapa Makin Sering Terasa?

Burnout dan Overthinking pada Anak Muda di Era Serba Cepat, Kenapa Makin Sering Terasa?

by Redaksi Radio Solopos
29 September 2026
0

Radio Solopos, SOLO — Pernah merasa pikiran tidak berhenti bekerja meski tubuh sedang beristirahat? Atau merasa lelah menghadapi...

Layanan Kesehatan Digital Sukses Turunkan Angka Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular

Layanan Kesehatan Digital Sukses Turunkan Angka Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular

by Avrilia Wahyuana
24 September 2024
0

Dunia yang semakin maju dan canggih memberi dampak pada kehidupan manusia, salah satunya di dunia kesehatan. Layanan kesehatan...

Mau Liver Sehat? Coba 4 Olahraga Ini!

Mau Liver Sehat? Coba 4 Olahraga Ini!

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Radio Solopos - Hati atau liver adalah salah satu organ yang bekerja paling keras di tubuh Anda. Dari detoksifikasi...

Rekomendasi Makanan untuk Menjaga Kesehatan Organ Hati

Rekomendasi Makanan untuk Menjaga Kesehatan Organ Hati

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Hati merupakan salah satu organ penting, oleh karenanya kesehatannya harus diperhatikan dengan baik. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan...

Tips Mengurangi Konsumsi Gula Untuk Anak

Tips Mengurangi Konsumsi Gula Untuk Anak

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Dokter spesialis anak dan konsultan gizi dr Yoga Devaera, Sp.A(K) menyampaikan bagaimana lingkungan dan kebiasaan dapat memengaruhi preferensi...

Ini Kebutuhan Protein Berdasar Usia

Ini Kebutuhan Protein Berdasar Usia

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

kebutuhan protein setiap orang berbeda-beda sesuai dengan usia, tingkat aktivitas, serta kondisi kesehatan yang bersangkutan.

Ilustrasi minum air putih

Manfaat Baik Kala Minum Air Saat Perut Kosong

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Waktu pagi hari adalah waktu untuk perawatan diri dan cara untuk memulai pagi hari mempengaruhi bagaimana seluruh hari...

Panadol Klinik Cekatan Wujud Pengabdian Masyarakat

Panadol Klinik Cekatan Wujud Pengabdian Masyarakat

by Intan Nurlaili
7 August 2024
0

Radio Solopos - PT Haleon selaku produsen Panadol bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Sragen menggelar Panadol...

Kurang Tidur Bikin Depresi

Tidur Kurang dari 5 Jam Per Hari Dapat Meningkatkan Depresi

by Intan Nurlaili
26 October 2023
0

Radio Solopos - Seringkali kita merelakan waktu tidur di malam hari demi mengerjakan sesuatu seperti kerjaan kantor ataupun...

Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Tulus – “Teh Hijau” Jadi Jawara IndoHits Radio Solopos Pekan Ini
  • Taylor Swift “Patient Zero” Jadi Jawara Top Ten Radio Solopos Pekan Ini
  • Gemar Membaca Sejak Kecil Dikaitkan dengan Fungsi Otak Lebih Baik
  • Beasiswa S1 Disiapkan untuk Warga Lokal Kawasan Transmigrasi Barelang
  • 5 Film Tayang di Bioskop Solo Pekan Ini, Ada Avengers Endgame dan Other Mommy
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.