Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Selasar UMKM: Limbah Kayu Disulap Jadi Produk Bernilai, Konco 5 Mebel Kembangkan Bisnis Woodcraft

Aulia Anindyanari Lathifah

Redaksi Radio Solopos by Redaksi Radio Solopos
10 July 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Selasar UMKM: Limbah Kayu Disulap Jadi Produk Bernilai, Konco 5 Mebel Kembangkan Bisnis Woodcraft

Owner Konco 5 Mebel, Stephanus Supriyadi (kiri) membahas bisnis woodcraft dalam siaran Selasar UMKM Radio Solopos, Kamis (9/7/2026). (Radio Solopos)

Radio Solopos, SOLO – Konco 5 Mebel memanfaatkan limbah potongan kayu jati menjadi berbagai produk woodcraft untuk meningkatkan nilai jual dan mengurangi sisa produksi mebel.

Langkah tersebut dilakukan sebagai strategi menghadapi menurunnya permintaan pasar furnitur.

Owner Konco 5 Mebel, Stephanus Supriyadi atau kerap dipanggil Ivan, mengatakan potongan kayu yang sebelumnya hanya menjadi limbah kini diolah menjadi beragam produk kerajinan.

Kerajinan yang dikembangkan menjadi seperti seperti mainan anak, gantungan kunci, suvenir pernikahan, plakat, hingga dekorasi dinding.

Baca Juga

Mobilitas Kereta di Solo Meningkat, Aktivitas Penumpang Tembus 2,53 Juta

Mobilitas Kereta di Solo Meningkat, Aktivitas Penumpang Tembus 2,53 Juta

15 October 2026
Pariwisata Karanganyar : Strategi Baru Disiapkan untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Pariwisata Karanganyar : Strategi Baru Disiapkan untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

14 October 2026
Semarang Keruk 38 Sungai dan Saluran untuk Antisipasi Banjir

Semarang Keruk 38 Sungai dan Saluran untuk Antisipasi Banjir

14 October 2026
Hotel Zigna Kampung Batik Rayakan Enam Tahun dengan Family Gathering

Hotel Zigna Kampung Batik Rayakan Enam Tahun dengan Family Gathering

13 October 2026

“Awalnya kami memproduksi mebel. Namun, dari proses produksi selalu ada sisa kayu yang dianggap limbah. Kami mencoba mengolahnya menjadi woodcraft sehingga memiliki nilai tambah,” ujar Ivan dalam Talkshow Selasar UMKM yang disiarkan Radio Solopos, Kamis (9/7/2026).

Ivan menyatakan bahwa usaha woodcraft harus menyesuaikan selera pasar di mana kecenderungan selera orang-orang sekarang memilih hal yang simpel dan minimalis.

Konco 5 Mebel

Ivan menjelaskan bahwa nama Konco 5 Mebel berawal dari ide teman-teman satu tongkrongan.

Usaha ini menggunakan produksi mebel berbahan kayu jati dengan memakai sistem custom made.

Sistem tersebut dipilih agar produksi dapat menyesuaikan jumlah dan jenis pesanan sehingga dapat menghindari penumpukan stok.

Jadi pembeli dapat menunjukkan desain dan jenis kerajinan mebel yang mereka inginkan untuk dibelanjakan.

Selain menggunakan media sosial untuk memasarkan produk, Konco 5 Mebel juga aktif mengikuti berbagai pameran yang diselenggarakan pemerintah.

Konco 5 Mebel juga memilih untuk bergabung dalam Solo Entrepreneur Community (Solec).

Menurut Ivan, komunitas tersebut menjadi wadah kolaborasi antarpelaku UMKM, mulai dari sektor kuliner, fesyen, sampai kerajinan.

Ivan mencontohkan, produk woodcraft dapat dipadukan dengan produk UMKM lain, seperti kotak kayu untuk hampers herbal dan suvenir pernikahan.

Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperluas pasar dan memberi nilai tambah bagi produk masing-masing pelaku usaha.

Dalam proses produksi, Konco 5 Mebel menggunakan kayu jati sebagai bahan utama.

Penggunaan kayu jati ini dipilih karena dinilai memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik.

Sementara limbah kayu dari proses produksi dimanfaatkan kembali sesuai karakter masing-masing jenis kayu.

Tantangan Woodcraft

Menurut Ivan, tantangan terbesar dalam mengembangkan woodcraft bukan terletak pada proses pembuatannya.

Tantangan terbesar justru timbul dari proses menentukan bentuk produk yang sesuai dengan ukuran limbah yang tersedia.

“Tantangannya adalah membayangkan limbah kayu itu akan menjadi produk apa. Kalau tidak segera dimanfaatkan, limbah hanya akan menumpuk dan akhirnya menjadi sampah atau sekadar bahan bakar,” kata Ivan.

Ivan menambahkan, pelaku usaha yang ingin terjun ke industri mebel tidak perlu takut memulai usaha.

Menurutnya, produksi dapat dilakukan secara bertahap sesuai permintaan pasar sehingga tidak harus terburu-buru menjual seluruh stok yang dimiliki.

Selain itu, calon pelaku usaha juga dapat mengikuti berbagai pelatihan yang telah difasilitasi oleh komunitas dan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan permebelan.

Tags: Selasar UMKMKonco 5 MebelStephanus SupriyadiWoodcraftSolo Entrepreneur Community

Related Posts

Tak Hanya Pernikahan, Harmoni WO & Catering Perluas Layanan ke Berbagai Segmen

Tak Hanya Pernikahan, Harmoni WO & Catering Perluas Layanan ke Berbagai Segmen

by Redaksi Radio Solopos
12 August 2026
0

Radio Solopos, SOLO – Harmoni WO & Catering mengembangkan layanan pengelolaan acara dan katering untuk memenuhi kebutuhan masyarakat....

Nasi Kebuli Den Ayu Andalkan Rempah Nusantara untuk Perluas Pasar Kuliner Solo

Nasi Kebuli Den Ayu Andalkan Rempah Nusantara untuk Perluas Pasar Kuliner Solo

by Redaksi Radio Solopos
12 August 2026
0

Radio Solopos, SOLO – Nasi Kebuli Den Ayu mengandalkan perpaduan rempah Nusantara dan cita rasa khas Timur Tengah...

Dari Kostum Anak, Ndalem AW Berkembang Jadi Brand Busana Pageant

Dari Kostum Anak, Ndalem AW Berkembang Jadi Brand Busana Pageant

by Redaksi Radio Solopos
11 August 2026
0

Radio Solopos, SOLO - Kebutuhan kostum untuk kompetisi modeling sang anak menjadi cikal bakal berdirinya brand busana pageant,...

UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Jalur Legal, Ivan Dorong Pelaku Usaha Lengkapi Legalitas

UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Jalur Legal, Ivan Dorong Pelaku Usaha Lengkapi Legalitas

by Redaksi Radio Solopos
11 August 2026
0

Radio Solopos, SOLO – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong mulai memanfaatkan jalur ekspor-impor legal. Dengan...

Cireng Endud Andalkan Kualitas Produk untuk Mulai Kembangkan Pasar di Solo

Cireng Endud Andalkan Kualitas Produk untuk Mulai Kembangkan Pasar di Solo

by Redaksi Radio Solopos
6 August 2026
0

Radio Solopos, SOLO – UMKM kuliner Cireng Endud mengandalkan kualitas produk sebagai strategi utama memperluas pasar di Kota...

Kupis Cookies Hadirkan Nilai Baru dari Limbah Kulit Pisang

Kupis Cookies Hadirkan Nilai Baru dari Limbah Kulit Pisang

by Redaksi Radio Solopos
6 August 2026
0

Radio Solopos, SOLO - Limbah kulit pisang yang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak kini disulap menjadi...

VaniLa’s Kitchen Kembangkan Usaha Kuliner dari Hobi Masak

VaniLa’s Kitchen Kembangkan Usaha Kuliner dari Hobi Masak

by Redaksi Radio Solopos
31 July 2026
0

Radio Solopos, SOLO – VaniLa's Kitchen membuktikan hobi memasak dapat berkembang menjadi usaha kuliner yang bertahan hingga satu...

Filcof Coffee Dorong UMKM Kelola Keuangan Digital Lewat Kolaborasi dengan Bank Raya

Filcof Coffee Dorong UMKM Kelola Keuangan Digital Lewat Kolaborasi dengan Bank Raya

by Redaksi Radio Solopos
29 July 2026
0

Radio Solopos, SOLO – Filcof Coffee mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan layanan keuangan digital...

Selasar UMKM: Olahan Ubi Ungu Ala Korea Viral di Solo, Penjualan Kauki Tembus Ratusan Order

Selasar UMKM: Olahan Ubi Ungu Ala Korea Viral di Solo, Penjualan Kauki Tembus Ratusan Order

by Redaksi Radio Solopos
17 July 2026
0

Radio Solopos, SOLO – Olahan ubi ungu ala Korea yang dipasarkan UMKM Kauki menarik perhatian masyarakat Solo. Produk...

Selasar UMKM: Mantan Banker Kembangkan Peternakan Kambing Boer, Bidik Pasar Akikah Premium

Selasar UMKM: Mantan Banker Kembangkan Peternakan Kambing Boer, Bidik Pasar Akikah Premium

by Redaksi Radio Solopos
17 July 2026
0

Radio Solopos, SOLO – Mantan pegawai perbankan, Arief Adrianto, memilih mengembangkan usaha peternakan kambing boer melalui RAFAM atau...

Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Earphone Kabel Kembali Tren di Kalangan Gen Z, Ini 5 Alasannya
  • Mobilitas Kereta di Solo Meningkat, Aktivitas Penumpang Tembus 2,53 Juta
  • Pariwisata Karanganyar : Strategi Baru Disiapkan untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan
  • Semarang Keruk 38 Sungai dan Saluran untuk Antisipasi Banjir
  • Makeup saat Olahraga Boleh, Pemilihan Produk Tetap Penting
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.