• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Susu Tidak Bisa Jadi Pengganti Makan Utama Anak

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
13 January 2026
in Lifestyle
0
Susu Tidak Bisa Jadi Pengganti Makan Utama Anak

Ilustrasi anak minum susu

Radio Solopos – Susu tidak boleh diposisikan sebagai pengganti makanan utama anak. Susu memiliki kedudukan dapat dikonsumsi sebagai bagian dari makan lengkap, terutama pada pagi hari, atau dijadikan makanan selingan.

“Kalaupun anak suka susu, orang tua tetap harus mengkondisikan bahwa anak harus makan lengkap ketika makan utama, misalnya siang hari makan lengkap. Tapi jangan sampai diposisikan susu menggantikan makan lengkap, tidak demikian,” kata Ahli gizi dari Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia (ISNA), Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes.

Rita menjelaskan bahwa susu hanya melengkapi makanan utama anak karena dari situ akan mendapatkan protein dan kalsium. Jika semuanya diganti ke susu, justru anak kemungkinan banyak mendapatkan risiko kekurangan gizi, seperti karbohidrat kompleksnya bisa kurang.

“Tidak ada seratnya dan juga keseimbangan antara karbo, protein, lemak dan mikronutrien itu enggak tercipta kalau mengonsumsi hanya berupa makanan cair saja. Dan tentunya proses pencernaan di dalam tubuh juga tidak baik kalau hanya menerima makanan cair saja,” tutur dia.

Dosen Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Faletehan itu mengatakan bahwa anak-anak tengah berada pada masa pembelajaran, penentuan atau pembentukan kebiasaan makan yang baik. Oleh karena itu, pentingnya peran orang tua mengajarkan dan melatih anak untuk pola makan yang benar.

Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama. Pendekatan yang dapat dilakukan dengan menyepakati menu bersama anak, dan memodifikasi agar sesuai selera sekaligus bernilai gizi.

“Berikanlah makan utama dulu, nanti ketika selingan apa yang masih kurang di makan utama misalnya anak kurang dapat kalsium, protein, maka susu bisa melengkapi sebagai makanan selingan bersama dengan makanan lain misalnya buah,” jelas ahli gizi lulusan Universitas Indonesia itu.

Sumber : Antara

Tags: tips sehattips anak sehatmenu anak sehat

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.