• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Menyemai Benih Moderasi Beragama Lewat Deklarasi Solo Kota Damai

Mita Kusuma by Mita Kusuma
13 June 2022
in News
0
Menyemai Benih Moderasi Beragama Lewat Deklarasi Solo Kota Damai

Acara lokakarya moderasi beragama “Solo Kota Damai”, yang digelar Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, pada 8-10 Juni 2022 di Syariah Hotel. (Istimewa)

SoloposFM – Melihat fenomena yang berkembang di masyarakat terkait kekerasan yang mengatasnamakan agama, Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta berinisatif menyelenggarakan lokakarya moderasi beragama “Solo Kota Damai” pada tanggal 8-10 Juni 2022 di Syariah Hotel.

Lokakarya moderasi beragama Solo Kota Damai ini merupakan bagian dari bukti dan kiprah UIN Raden Mas Said Surakarta, khususnya Fakultas Adab dan Bahasa dalam rangka pembangunan masyarakat. Kegiatan Lokakarya Moderasi Beragama ini penting sebagai perwujudan dari Solo yang didaulat menjadi salah satu dari 10 besar kota paling toleran di Indonesia tahun 2022 (menurut riset dari Setara Institute).

Dalam sambutan Dekan Fakultas Abad dan Bahasa, Prof. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag disampaikan beberapa riset terkait Solo sering menyimpulkan image negatif terhadap kota ini salah satunya Martin van Bruinessen dalam bukunya Conservative Turn.

Demikian juga riset dari UIN Jakarta yang menyebut di Solo ditemukan masjid yang berusaha menyemaikan benih-benih radikalisme. Sementara temuan disertasi Dr. KH. Abdullah Faishol menyebutkan terdapat kelompok, tokoh agama dan masyarakat yang konsen pada perdamaian di Solo dan jarang diungkap ke publik.

Baca juga: Wabah PMK Merebak Jelang Iduladha, Sobat Solopos: Jadi Was-was Pilih Hewan Kurban 

Acara ini dibuka oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam sambutannya, Prof. Mudhofir S.Ag., M.Pd menyatakan bahwa radikalisme yang seringkali muncul dan tenggelam di Indonesia ini adalah sebuah penyakit sosial. UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai agen moderasi beragama harus dapat menggandeng dan bersinergi dengan kelompok dan organisasi masyarakat untuk memberantas gerakan radikalisme dan terorisme di Solo Raya.

Lokakarya dihadiri oleh peserta dari berbagai organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan akademisi. Dengan mengundang tiga narasumber yang terdiri dari Kombes Pol Ade Sarif Simanjuntak S.I.K., M.Si, Kapolresta Surakarta , kedua Prof. Syamsul Ma’arif, ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Jawa Tengah dan Prof. Ismail Fajrie Alatas dari New York University.

Kombes Pol Ade Sarif Simanjuntak dalam paparannya menceritakan pengalaman dan langkah kongkret Kepolisian Surakarta dalam hal penanganan kekerasan yang mengatasnamakan agama di Solo.

Selanjutnya Prof. Syamsul Ma’arif menekankan perlu adanya sinergitas semua organisasi masyarakat dan tokoh-tokoh untuk memperkuat moderasi beragama. Terakhir Prof. Ismail Fajri Alatas memberikan konsepsi mengenai Islam, kota dan kekerasan.

Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan bersama Deklarasi Pancasatya Solo Kota Damai dengan dipimpin oleh KGPH Dipokusomo diikuti oleh seluruh peserta Lokakarya Moderasi Beragama.  Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk Forum Solo Kota Damai sebagai upaya untuk menyemai benih moderasi beragama antar ormas keagaaaman dan ormas lain di Solo.

Baca juga: Wabah PMK Merebak Jelang Iduladha, Sobat Solopos: Jadi Was-was Pilih Hewan Kurban 

Tags: UIN SurakartaUIN Raden Mas Said SurakartaLokakarya Moderasi Beragama

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.