Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Program

RSUP Surakarta : Waspadai Gejala Penyebab Stroke Serta Pencegahannya

Redaksi by Redaksi
7 October 2021
in Program
Reading Time: 3 mins read
A A
0
RSUP Surakarta

Tampilan Ravis SoloposFM - RSUP Surakarta

SoloposFM, Semakin bertambah tua, maka risiko berbagai penyakit pada lanjut usia akan semakin meningkat, termasuk penyakit stroke. Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

Solopos FM, Bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Surakarta, membahasnya dalam RAVIS Talkshow Bincang Kesehatan, Kamis, 7 Oktober 2021. Hadir sebagai narasumber Dokter Spesialis Neurologi RSUP Surakarta, dr. Arif Apriyanto Sp.N. Program Radio Visual ini juga live di Instagram dan Youtube SoloposFM maupun RSUP Surakarta.

RSUP Surakarta

 

Baca juga : Solo Di Mata Pemandu Wisata

Baca Juga

Rilis Single, HIMM Ceritakan Kisah Sulit Move On Melalui Single “Jika”

Rilis Single, HIMM Ceritakan Kisah Sulit Move On Melalui Single “Jika”

6 August 2026
Sahid Jaya Hotel Solo Gelar Sunday Market Perdana, Acara Berlangsung Meriah

Sahid Jaya Hotel Solo Gelar Sunday Market Perdana, Acara Berlangsung Meriah

7 April 2026
Selasar UMKM: Konsisten Menjaga Kualitas Rasa, Dimsum dan Roti Maryam Azzahra Kian Diminati Konsumen

Selasar UMKM: Konsisten Menjaga Kualitas Rasa, Dimsum dan Roti Maryam Azzahra Kian Diminati Konsumen

12 March 2026
Selasar UMKM: Berawal dari 6 Kamar, Usaha Rumah Kos Andre Berkembang menjadi 20 Kamar

Selasar UMKM: Berawal dari 6 Kamar, Usaha Rumah Kos Andre Berkembang menjadi 20 Kamar

12 March 2026

 

dr. Arif menjelaskan, tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi sehingga sel-sel saraf pada sebagian area otak yang terkena akan mati dan tidak berfungsi. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tadi mengalami kelumpuhan dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

“Stroke dapat menyebabkan kecacatan, bahkan kematian. Namun, ada upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah keparahan akibat stroke. Pasien perlu mengendalikan faktor-faktor risiko stroke,” papar dr. Arif.

 

Kondisi Gawat Darurat Dan Penyebab

 

Lebih lanjut dr. Arif, menjelaskan stroke adalah kondisi gawat darurat yang perlu ditangani secepatnya, karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Tindakan penanganan yang cepat dan tepat dapat meminimalkan tingkat kerusakan otak dan mencegah kemungkinan munculnya komplikasi.

“Pada umumnya gejala penyakit stroke di antaranya kelemahan pada separuh anggota tubuh, kesemutan pada separuh anggota tubuh, bicara pelo, gangguan penglihatan berupa kebutaan, dan penurunan kesadaran yang mendadak,” kata dr. Arif.

Baca juga : Oktober Bulan Batik, Pengusaha Batik Laweyan Optimis Penjualan Batik Terdongkrak

 

Stroke disebabkan oleh beberapa faktor resiko, antara lain riwayat keluarga, penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, merokok, diabetes, dislipidemia, penyakit fibrilasi atrium, kontrasepsi oral, terapi sulih hormon, obesitas dan lemak tubuh, jenis kelamin dan usia. Umumnya stroke lebih banyak ditemui pada usia tua dibandingkan orang muda. Namun, usia muda juga patut mewaspadai serangan stroke.

Dokter Spesialis Neurologi RSUP Surakarta, dr. Arif Apriyanto Sp.N. di studio SoloposFM

 

“Usia muda yang mengalami stroke seringnya mengalami kelainan bawaan pada pembuluh darah dan penyakit jantung fibrilasi atrium. Seseorang dengan usia muda yang mengalami kelainan bawaan pada pembuluh darah umumnya mengalami perdarahan sedangkan usia muda yang memiliki penyakit gangguan irama jantung berupa fibrilasi atrium mengalami stroke sumbatan pada pembuluh darahnya yang berupa stroke emboli,” paparnya lebih lanjut.

 

Upaya Pencegahan

 

Mengingat gejala penyakit stroke mendadak maka setiap orang perlu melakukan pencegahan supaya tidak terjadi stroke. Yaitu pencegahan primer dan pencegahan sekunder terkait penyakit stroke.

Pencegahan primer ditujukan bagi orang yang belum pernah terkena stroke tetapi memiliki faktor risiko stroke yang disebutkan diatas dengan melakukan kontrol dan pengawasan oleh dokter spesialis. Sedangkan pencegahan sekunder ditujukan bagi seseorang yang sudah pernah stroke dan bertujuan supaya tidak terjadi stroke ulang yaitu dengan mencari faktor-faktor risiko apa saja yang ada pada pasien tersebut dan tentunya mengendalikan faktor-faktor resiko tersebut. Seperti jika seseorang memiliki penyakit hipertensi maka tekanan darah perlu di kontrol dengan mengurangi konsumsi garam dan minum obat antihipertensi dengan target tekanan darah sistolik 140mmHg.

“Penyakit stroke bisa dicegah dengan mengatur gaya hidup yang sehat, seperti mengurangi asupan garam, memperbanyak konsumsi buah, sayur, susu rendah lemak, peningkatan aktivitas fisik, menghindari berat badan yang berlebihan atau obesitas, rutin melakukan olahraga, menjaga pola makan sehat, dan istirahat yang cukup,” saran dr. Arif.

 

Stroke dan hipertensi

 

Setengah dari penderita stroke memiliki faktor resiko hipertensi/ tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menekan dan merusak pembuluh darah yang semakin lama akan berakibat fatal. Pada tekana darah tinggi darah tidak dapat mengalir dengan lancer sehingga menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah.

“Hipertensi harus ditangani baik dengan perubahan gaya hidup maupun dengan bantuan obat. Menurut data Riskesdas 2013 di Indonesia hanya 0,7% orang yang terdiagnosa dengan hipertensi minum obat antihipertensi,” papar dr. Arif.

dr. Arif juga mengungkapkan orang yang mengalami stroke bisa mengalami stroke kembali. Bahkan 1 dari 4 orang yang mengalami stroke akan mengalami stroke berulang sehingga kita perlu mengetahui dan waspada terhadap faktor resiko apa yang menyebabkan stroke supaya dapat ditangani dengan tepat.

“Terutama bila seseorang yang mengalami stroke dan merasa kondisi sudah baik, jangan lupa terus lakukan konsultasi berkala sesuai dengan rekomendaso dokter yang menangani,” pungkasnya.

 

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: kesehatanRSUP Surakartagejala strokeravis

Related Posts

FDC Dental Clinic Gandeng Media, Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi di Solo

FDC Dental Clinic Gandeng Media, Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi di Solo

by Redaksi Radio Solopos
21 October 2026
0

Radio Solopos, SURAKARTA — FDC Dental Clinic memperkuat upaya edukasi kesehatan gigi dan mulut masyarakat melalui kolaborasi dengan...

Makeup saat Olahraga Boleh, Pemilihan Produk Tetap Penting

Makeup saat Olahraga Boleh, Pemilihan Produk Tetap Penting

by Redaksi Radio Solopos
14 October 2026
0

Radio Solopos, SURAKARTA — Penggunaan makeup saat berolahraga perlu memperhatikan jenis produk, kondisi kulit, serta paparan sinar matahari....

Menatap Layar Terlalu Lama, Mata Bisa Lelah hingga Sakit Kepala

Menatap Layar Terlalu Lama, Mata Bisa Lelah hingga Sakit Kepala

by Redaksi Radio Solopos
8 October 2026
0

Radio Solopos, SOLO — Kebiasaan menggunakan ponsel dalam waktu lama, terutama sebelum tidur, dapat membuat mata bekerja lebih keras....

Burnout dan Overthinking pada Anak Muda di Era Serba Cepat, Kenapa Makin Sering Terasa?

Burnout dan Overthinking pada Anak Muda di Era Serba Cepat, Kenapa Makin Sering Terasa?

by Redaksi Radio Solopos
29 September 2026
0

Radio Solopos, SOLO — Pernah merasa pikiran tidak berhenti bekerja meski tubuh sedang beristirahat? Atau merasa lelah menghadapi...

Layanan Kesehatan Digital Sukses Turunkan Angka Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular

Layanan Kesehatan Digital Sukses Turunkan Angka Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular

by Avrilia Wahyuana
24 September 2024
0

Dunia yang semakin maju dan canggih memberi dampak pada kehidupan manusia, salah satunya di dunia kesehatan. Layanan kesehatan...

Mau Liver Sehat? Coba 4 Olahraga Ini!

Mau Liver Sehat? Coba 4 Olahraga Ini!

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Radio Solopos - Hati atau liver adalah salah satu organ yang bekerja paling keras di tubuh Anda. Dari detoksifikasi...

Rekomendasi Makanan untuk Menjaga Kesehatan Organ Hati

Rekomendasi Makanan untuk Menjaga Kesehatan Organ Hati

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Hati merupakan salah satu organ penting, oleh karenanya kesehatannya harus diperhatikan dengan baik. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan...

Tips Mengurangi Konsumsi Gula Untuk Anak

Tips Mengurangi Konsumsi Gula Untuk Anak

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Dokter spesialis anak dan konsultan gizi dr Yoga Devaera, Sp.A(K) menyampaikan bagaimana lingkungan dan kebiasaan dapat memengaruhi preferensi...

Ini Kebutuhan Protein Berdasar Usia

Ini Kebutuhan Protein Berdasar Usia

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

kebutuhan protein setiap orang berbeda-beda sesuai dengan usia, tingkat aktivitas, serta kondisi kesehatan yang bersangkutan.

Ilustrasi minum air putih

Manfaat Baik Kala Minum Air Saat Perut Kosong

by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
0

Waktu pagi hari adalah waktu untuk perawatan diri dan cara untuk memulai pagi hari mempengaruhi bagaimana seluruh hari...

Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif
  • Lima Film Terbaru Oktober 2026, dari Horor Kuntilanak hingga Drama Perjuangan Mahasiswa
  • Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga
  • Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan
  • Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.