• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

TIPS KESEHATAN: Sering Bangun Malam untuk Pipis? Ini Solusinya…

Redaksi by Redaksi
29 March 2017
in News
0
TIPS KESEHATAN: Sering Bangun Malam untuk Pipis? Ini Solusinya…

SoloposFM--Pernahkah Anda terbangun di malam hari untuk ke toilet dan buang air kecil? Nah, kebanyakan asupan garam mungkin menjadi salah satu penyebabnya.

Kebutuhan buang air kecil pada malam hari atau nokturia mempengaruhi kebanyakan orang di atas usia 60. Namun tidak menutup kemungkinan, mereka yang berusia dibawah itu mengalami hal serupa. Meskipun ini masalah sederhana, namun kurang tidur, yang salah satunya disebabkan hal ini dapat menyebabkan masalah lain seperti stres, marah atau kelelahan.

Hal ini berdampak negatif kepada kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, mengurangi jumlah garam dalam diet bisa mengurangi frekuensi buang air kecil pada malam dan bahkan siang hari, simpul studi yang dipresentasikan dalam kongres European Society of Urology di London.

“Buang air kecill pada malam hari adalah  masalah bagi banyak orang, terutama mereka yang berusia lanjut. Studi ini memungkinkan modifikasi diet sederhana secara signifikan guna meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang, ” kata pemimpin tim peneliti, Matsuo Tomohiro dari Universitas Nagasaki di Jepang seperti dilansir Antaranews Rabu (29/3/2017).

Dalam studi itu, para peneliti meneliti 321 pria dan wanita yang asupan garamnya tinggi dan memiliki masalah tidur. Peneliti lalu membimbing mereka mengurangi konsumsi garam selama 12 minggu.

Hasilnya, 223 orang mampu mengurangi asupan garam dari semula 10,7 gram menjadi 8,0 gram per hari. Frekuensi buang air kecil pada malam hari juga menurun dari 2,3 kali per malam menjadi 1,4 kali.

Kemudian, mereka yang asupan garamnya 11 gram per hari, frekuensi buang air kecil malam hari meningkat dari yang semula 2,3 kali menjadi 2,7 kali per malam.

Tidak ada salahnya kan berdiet garam agar tubuh lebih bugar?

[Dita Primera]

Tags: garampipisbangun

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • HUT ke-120, Pemkot Pekalongan Gelar Perayaan Sederhana dengan Kegiatan Sosial
  • Studi Tiru Dekranasda Badung Perkuat Sinergi Pengembangan Batik Pekalongan
  • Sumanto Canangkan Program Jaga Kali Merawat Bumi, Tanam Pohon Penyimpan Air di Sekitar Sungai
  • Ketua DPRD Jateng Sumanto Berharap Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Rekomendasi Konkret dan Terukur
  • Wakil Wali Kota Solo Sosialisasikan Pembatasan Plastik Sekali Pakai di NEO Solo Grand Mall

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.