Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Berobat Pakai JKN, Jangan Lupa Skrining Dulu

Damar Sri Prakoso by Damar Sri Prakoso
27 October 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Berobat Pakai JKN, Jangan Lupa Skrining Dulu

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti memberikan keterangan saat mengecek implementasi Skrining Riwayat Kesehatan (SRK) di Klinik Griya Husada 1 Karanganyar, Rabu (17/9/2025). (Dok. BPJS Kesehatan)

Radio Solopos, SOLO – Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada September sampai dengan Oktober 2025 wajib melakukan SRK sebelum mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) baik puskesmas, klinik, maupun praktik dokter mandiri.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menegaskan skrining riwayat kesehatan merupakan bagian penting dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“SRK bukan sekadar administrasi, tetapi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat menjaga pola hidup sehat. Harapan kami, Program JKN tidak hanya menyembuhkan yang sakit, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih sehat sejak awal. Budaya promotif dan preventif harus diperkuat dengan kolaborasi peserta, fasilitas kesehatan, dan BPJS Kesehatan,” ujarnya di sela-sela mengecek implementasi Skrining Riwayat Kesehatan (SRK) di Klinik Griya Husada 1 Karanganyar, Rabu (17/9/2025).

Menurut Ghufron, SRK dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN, website BPJS Kesehatan, layanan WhatsApp PANDAWA, atau dibantu petugas di puskesmas, klinik, maupun praktik dokter mandiri.

Baca Juga

Sumanto Optimistis Kapolda Jateng Mampu Jaga Kondusivitas dan Tekan Kriminalitas

Sumanto Optimistis Kapolda Jateng Mampu Jaga Kondusivitas dan Tekan Kriminalitas

16 October 2026
Borong 3 Penghargaan Nasional, RS “JIH” Solo Bersinar di PERHUMASRI Awards 2026

Borong 3 Penghargaan Nasional, RS “JIH” Solo Bersinar di PERHUMASRI Awards 2026

16 October 2026
Stok BBM Nasional Cukup 16–18 Hari, Antrean di Bali Jadi Perhatian

Stok BBM Nasional Cukup 16–18 Hari, Antrean di Bali Jadi Perhatian

16 October 2026
Mobilitas Kereta di Solo Meningkat, Aktivitas Penumpang Tembus 2,53 Juta

Mobilitas Kereta di Solo Meningkat, Aktivitas Penumpang Tembus 2,53 Juta

15 October 2026

Sebagai salah satu manfaat promotif dan preventif JKN, SRK bertujuan untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini. Peserta cukup mengisi pertanyaan seputar riwayat penyakit, keluarga, dan gaya hidup, minimal satu kali setiap tahun.

Melalui SRK, peserta akan mendapatkan manfaat berupa layanan yang lebih cepat, pemahaman lebih baik terhadap kondisi kesehatan, serta pencegahan risiko penyakit sejak dini. Sementara bagi fasilitas kesehatan, SRK membantu dalam pemetaan penyakit, menentukan tata laksana medis yang lebih tepat, dan meminimalkan risiko komplikasi.

Sejumlah penyakit dapat terdeteksi sejak dini melalui SRK, di antaranya diabetes, hipertensi, stroke, penyakit jantung iskemik, kanker, anemia remaja putri, tuberkulosis, PPOK, hepatitis B & C, hingga talasemia. Pada tahun 2024, lebih dari 45 juta peserta JKN telah melakukan skrining kesehatan, dan hasilnya membantu FKTP melakukan intervensi lebih cepat untuk mencegah komplikasi.

Kepala Klinik Griya Husada 1, dr. Muhammad Hilmi Syafruddin, mengungkapkan selain mendorong peserta untuk melakukan SRK, seluruh karyawan dan staf klinik yang juga merupakan peserta BPJS Kesehatan juga secara rutin melakukan SRK.

”Langkah ini menjadi tolok ukur awal komitmen klinik dalam mendukung kebijakan promotif dan preventif yang dijalankan BPJS Kesehatan. Selain itu, edukasi dan pendampingan juga digencarkan melalui pertemuan kelompok seperti kegiatan Ibu Sehat bagi ibu hamil maupun orang tua dengan anak balita, serta kelompok Prolanis yang fokus pada peserta dengan penyakit kronis,” kata Hilmi.

Klinik Griya Husada 1 juga menjadi salah satu contoh fasilitas kesehatan yang mengedepankan inovasi pelayanan. Klinik ini menghadirkan Pojok Mobile JKN dengan petugas yang kompeten, sehingga peserta dapat dengan mudah mengakses layanan digital JKN termasuk memandu peserta melakukan SRK melalui aplikasi Mobile JKN.

Klinik tersebut juga telah mengembangkan sistem Rekam Medis Elektronik (ERM) yang terintegrasi dengan antrean Mobile JKN. Dengan adanya integrasi ini, alur pelayanan menjadi lebih efisien, transparan, dan semakin memudahkan peserta.

”Dengan berbagai inovasi dan komitmen tersebut, Klinik Griya Husada 1 Karanganyar diharapkan tidak hanya menjadi contoh fasilitas kesehatan yang adaptif terhadap kebijakan BPJS Kesehatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat budaya promotif dan preventif di tengah masyarakat,” tambah Hilmi.

Ketua Advokasi BPJS Watch Timbul Siregar yang turut hadir dalam pemantauan pelaksanaan Skrining Riwayat Kesehatan di Klinik Griya Husada 1 Karanganyar menegaskan kegiatan itu merupakan bagian dari kehadiran negara dalam menjamin kesehatan rakyat sesuai amanat undang-undang.

“Negara harus hadir, bukan hanya menyediakan akses kuratif dan rehabilitatif, tetapi juga promotif dan preventif. Dengan skrining, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga pencegahan bisa dilakukan lebih optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Timbul menekankan pentingnya peran pemerintah daerah untuk memastikan implementasi skrining berjalan efektif.

“Skrining ini harus didukung penuh oleh pemda. Pemerintah daerah perlu proaktif mengawal pelaksanaannya, termasuk memastikan ketersediaan tenaga dokter yang dapat mendatangi peserta di lingkungannya. Dengan begitu, dokter bisa melihat langsung bagaimana pola hidup peserta dan faktor lingkungan yang memengaruhi kesehatannya. Jadi, skrining ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar membangun kesadaran hidup sehat di masyarakat,” tambahnya.

Tags: bpjs kesehatanskrining kesehatanProgram JKN

Related Posts

Peserta JKN Capai 282,7 Juta Jiwa, Hampir Sentuh Jumlah Penduduk Indonesia

Peserta JKN Capai 282,7 Juta Jiwa, Hampir Sentuh Jumlah Penduduk Indonesia

by Redaksi Radio Solopos
3 July 2026
0

Radio Solopos, JAKARTA – Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus meningkat hingga mencapai 282,7 juta jiwa atau...

Dirut BPJS Kesehatan: Olahraga dan Pola Makan Bisa Menekan Risiko Penyakit Kronis

Dirut BPJS Kesehatan: Olahraga dan Pola Makan Bisa Menekan Risiko Penyakit Kronis

by Redaksi Radio Solopos
29 May 2026
0

Radio Solopos, SOLO — BPJS Kesehatan terus mendorong masyarakat mengedepankan pola hidup sehat sebagai langkah utama mencegah penyakit...

Serap Masukan dari Publik, Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi RS UNS

Serap Masukan dari Publik, Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi RS UNS

by Redaksi Radio Solopos
27 March 2026
0

Radio Solopos, SUKOHARJO -- Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Universitas Sebelas...

BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik di Rest Area Masaran Sragen

BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik di Rest Area Masaran Sragen

by Redaksi Radio Solopos
15 March 2026
0

Radio Solopos, SRAGEN — BPJS Kesehatan menghadirkan layanan posko di sejumlah titik strategis jalur perjalanan guna memastikan peserta...

Direktur TI BPJS Kesehatan Supervisi Transformasi Digital di RS Indriati Boyolali

Direktur TI BPJS Kesehatan Supervisi Transformasi Digital di RS Indriati Boyolali

by Damar Sri Prakoso
18 December 2025
0

Supervisi bertujuan memastikan implementasi layanan kesehatan berbasis digital berjalan optimal serta memberikan kemudahan dan kecepatan akses layanan bagi...

Gandeng Perguruan Tinggi, BPJS Kesehatan Perkuat Pemodelan Aktuaria demi Keberlanjutan JKN

Gandeng Perguruan Tinggi, BPJS Kesehatan Perkuat Pemodelan Aktuaria demi Keberlanjutan JKN

by Damar Sri Prakoso
17 December 2025
0

Lomba Pemodelan Aktuaria BPJS Kesehatan Tahun 2025 diikuti oleh 47 karya dari 27 perguruan tinggi di Indonesia, mencakup...

Manfaat Program JKN Dirasa Nyata, Ibu di Boyolali Lega Anaknya Sembuh Tanpa Biaya

Manfaat Program JKN Dirasa Nyata, Ibu di Boyolali Lega Anaknya Sembuh Tanpa Biaya

by Damar Sri Prakoso
29 October 2025
0

Warga masyarakat mendapat manfaat besar dari program Jaminan Kesehatan Nasional.

Tenang, Kesehatan Jiwa Dijamin BPJS Kesehatan

Tenang, Kesehatan Jiwa Dijamin BPJS Kesehatan

by Damar Sri Prakoso
27 October 2025
0

BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan layanan kesehatan jiwa yang mudah, cepat, dan setara bagi masyarakat Indonesia.

Genjot Kepesertaan JKN Masyarakat Desa, BPJS Kesehatan Surakarta Galakkan Program PESIAR

Genjot Kepesertaan JKN Masyarakat Desa, BPJS Kesehatan Surakarta Galakkan Program PESIAR

by Mita Kusuma
23 May 2025
0

Radio Solopos – BPJS Kesehatan Cabang Surakarta terus berupaya meningkatkan keaktifan kepesertaan untuk mencapai target Rencana Pembangunan Jangka...

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025

by Mita Kusuma
19 March 2025
0

Radio Solopos – BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap...

Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Sumanto Optimistis Kapolda Jateng Mampu Jaga Kondusivitas dan Tekan Kriminalitas
  • Borong 3 Penghargaan Nasional, RS “JIH” Solo Bersinar di PERHUMASRI Awards 2026
  • Dari Horor hingga Drama Keluarga, Ini Rekomendasi Film Akhir Pekan
  • Stok BBM Nasional Cukup 16–18 Hari, Antrean di Bali Jadi Perhatian
  • Earphone Kabel Kembali Tren di Kalangan Gen Z, Ini 5 Alasannya
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.