• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Jangan Tunda, Yuk Cek Kesehatan Sekarang untuk Cegah Kanker!

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
in Lifestyle
0
Jangan Tunda, Yuk Cek Kesehatan Sekarang untuk Cegah Kanker!

Ilustrasi seseorang sedang melakukan skrining kesehatan (sumber foto freepik)

Radio Solopos  – Himbauan bagi masyarakat untuk rajin memeriksa kesehatan seiring dengan maraknya penyakit tidak menular (PTM) termasuk kanker, hal tersebut disampaikan oleh dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan.

Dr. Siti Nadia mengatakan PTM yang banyak ditemukan saat ini salah satunya adalah kanker. Hal itu kurang banyak dipengaruhi oleh karena kebiasaan mengkonsumsi makanan tidak sehat, genetik, lingkungan, dan perilaku individu.

“Masi banyak masyarakat yang takut untuk skrining kesehatan karena takut mengetahui penyakit dan menolak untuk didiagnosis,” kata Nadia dalam diskusi mengenai limfoma hodgkin di Jakarta, Kamis.

“Hal ini yang juga jadi asalan kasus penyakit tidak menular mengalami kenaikan di samping penyakit menular yang juga masih ada di tengah masyarakat seperti TBC, malaria dan demam berdarah dengue,” tambah Nadia.

Kanker yang sedang mengalami kenaikan kaus adalah kanker limfoma hodgkin. Limfoma Hodgkin adalah salah satu jenis kanker getah bening. Kanker ini menyerang salah satu jenis sel darah putih.

Di Indonesia, kasus kanker limfoma menempati posisi ke 27 dan sekitar 1.294 kasus terjadi dengan kasus kematian 373 jiwa berdasarkan data Global Cancer 2022.

“Kanker limfoma hodgkin memang kalau kita lihat usianya ini pada usia 10-49 tahun, jadi benar-benar pada usia-usia produktif, tapi harapan hidupnya cukup besar asal jangan kena second attack, nanti malah menurunkan survivalnya,” kata Nadia.

Nadia mengatakan keberadaan peran pendukung bagi kesembuhan pasien sangat penting, sebab mereka memerlukan dukungan moral dari orang disekitarnya.

Ia juga berharap BPJS dapat mengover masalah pengobatan, ketersediaan obat dan ruang inap untuk para pasien kanker guna memberikan pelayanan terbaik.

Sumber : Antara

Tags: KANKERskrining kesehatandeteksi kanker sejak dinicegah kanker

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Selasar UMKM: Konsistensi Rasa Jadi Kunci Ellia Kitchen Bertahan di Bisnis Kuliner
  • Dirut BPJS Kesehatan: Olahraga dan Pola Makan Bisa Menekan Risiko Penyakit Kronis
  • Swiss-Belhotel Solo Salurkan Daging Kurban untuk Perkuat Hubungan dengan Warga
  • Selasar UMKM: Ladzata Kembangkan Kue Bebas Gluten dari Dapur Rumahan
  • éL Hotel Yogyakarta Malioboro Hadirkan éL Corner dengan Live Musik Akhir Pekan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.