Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Program

Jamu Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO

Redaksi by Redaksi
18 January 2022
in Program
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jamu Warisan Budaya UNESCO

Detail Acara Presentasi Proses Nominasi Budaya Sehat Jamu Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia Unesco

SoloposFM, Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu) menyelenggarakan Public Hearing sekaligus presentasi Proses Nominasi Budaya Sehat Jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO Tahun 2022. Indonesia adalah Megabiodiversity dengan keanekaragaman flora dan fauna terbesar di dunia.

Nenek moyang bangsa Indonesia telah memanfaatkan beragam spesies tanaman yang tumbuh di lingkungan tersebut untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit dalam ramuan yang disebut jamu. Mereka percaya bahwa Tuhan menciptakan kekayaan alam tersebut agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, termasuk bagi penyembuhan penyakit melalui bahan bahan yang tersedia di alam.

 

Sejarah Jamu

 

Baca Juga

Rilis Single, HIMM Ceritakan Kisah Sulit Move On Melalui Single “Jika”

Rilis Single, HIMM Ceritakan Kisah Sulit Move On Melalui Single “Jika”

6 August 2026
Sahid Jaya Hotel Solo Gelar Sunday Market Perdana, Acara Berlangsung Meriah

Sahid Jaya Hotel Solo Gelar Sunday Market Perdana, Acara Berlangsung Meriah

7 April 2026
Selasar UMKM: Konsisten Menjaga Kualitas Rasa, Dimsum dan Roti Maryam Azzahra Kian Diminati Konsumen

Selasar UMKM: Konsisten Menjaga Kualitas Rasa, Dimsum dan Roti Maryam Azzahra Kian Diminati Konsumen

12 March 2026
Selasar UMKM: Berawal dari 6 Kamar, Usaha Rumah Kos Andre Berkembang menjadi 20 Kamar

Selasar UMKM: Berawal dari 6 Kamar, Usaha Rumah Kos Andre Berkembang menjadi 20 Kamar

12 March 2026

Jamu adalah pengetahuan asli bangsa Indonesia yang telah digunakan dari generasi ke generasi, serta telah dikaji atas dasar pengalaman dan terbukti memberi manfaat untuk menjaga kesehatan dan penyembuhan bagi masyarakat Indonesia. Suatu praktek menjaga kesehatan yang bersifat holistik, melibatkan body, mind, soul sehingga bersifat preventif sekaligus promotif.

Secara Empirik jamu telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatannya. Jamu adalah buah perjalanan sejarah peradaban masyarakat yang tidak dapat dilepaskan dari tali-temali kebudayaan Nusantara.

Jamu dipercaya berasal dari Bahasa Jawa Kuno: ‘jampi’ dan ‘usodo’ yang berarti ‘doa’ dan ‘kesehatan’. Kata jampi juga muncul di kitab Gatotkaca Sraya karya Mpu Panuluh. Dalam perkembangan nya kata jampi kemudian jamu. Lalu kata jamu mengalami asosiatif seperti halnya batik, untuk menyebut obat tradisional dari lokasi lain.

Baca Juga : Atasi Efek Pengobatan Tuberkulosis, Persagi Solo : Harus Jaga Gizi Dengan Diet Yang Tepat!

Jamu Dari Segi Ekonomi

Jamu selain menjadi kekayaan budaya dan alam Indonesia, juga memiliki nilai strategis dari sisi ekonomi. Industri jamu juga dianggap memiliki backward linkage yang kuat dengan sektor pertanian.

Bahan baku industri jamu nasional hampir sekitar 99% berasal dari dalam negeri. Sehingga Industri jamu dinilai mampu membawa multiplier effect yang cukup signifikan dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia mulai dari sektor hulu (pertanian) hingga sektor hilir yang meliputi distribusi, logistik, perindustrian dan perdagangan.

Jika dibandingkan dengan ekspor rempah Indonesia, nilai ekspor jamu memang masih kalah jauh. Namun sejalan dengan instruksi Presiden tentang arah strategi ekonomi nasional, Jamu perlu dan pantas menjadi prioritas. Jamu adalah teknik pengolahan rempah untuk kesehatan. Jamu adalah value added dari hasil rempah indonesia, Jamu adalah barang jadi rempah Indonesia.

 

Jamu Goes To Unesco

 

Saat trend dunia juga kian mengarah ke produk herbal, industri herbal dan jamu nasional harus bersiap. Pengakuan UNESCO terhadap jamu adalah salah satu upaya meningkatkan kredibilitas dan branding Jamu di pasar global dan bisa bersaing dengan Ayurweda, TCM, dan Obat Herbal Arab.

Pengusulan Budaya Sehat Jamu sudah digagas sejak tahun 2013, namun saat ini adalah momentum yang tepat untuk menominasikan jamu, di saat kondisi Dunia yang sedang sakit karena Pandemi Covid 19. Di masa pandemi ini, segala jamuan makanan yang lezat, tarian yang indah, kain yang elok hanya akan bisa dinikmati dalam kondisi sehat; dengan penerapan budaya sehat jamu.

Budaya sehat Jamu juga memberikan sumbangsih dalam United Nations SDGs 2030. Budaya sehat Jamu merepresentasikan; goal ke 3, Good Health and Well Being for All. Selain itu, jamu juga memberikan sumbangsih ke goal ke 5-Gender Equality, goal ke 12-Responsible Comsumption and Production dan goal ke 15-Life on Land.

Tim Kerja dari GP Jamu sudah bekerja sejak tanggal 1 September 2021. Tim sudah selesai melakukan riset dan survey lapangan ke lokasi komunitas Budaya Sehat Jamu berada. Riset melibatkan komunitas di 4 wilayah yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta. Riset juga mendapat dukungan dari beberapa ilmuwan dan budayawan seperti BRA Mooryati Soedibyo, dr. Martha Tilaar, Jaya Suprana, Prof. Bernard Wijaya, dan Ibu Ni Luh Indrawati S Apt. Farm, dan masih banyak lagi

Budaya Sehat Jamu sudah ditetapkan sebagai Warisan tak Benda Indonesia dan dipersilahkan untuk mendaftarkan diri sebagai Nominasi Warisan Tak Benda Dunia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, melalui SK No. 362/ M/2019 Tentang Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2019, sehingga sudah layak dan tepat jika dinominasikan ke tingkat dunia di tahun ini.

Melalui Public Hearing ini bisa dikatakan jika secara substantif budaya sehat jamu telah siap untuk dinominasikan di tahun 2022 oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Besar harapan kami niat luhur yang hendak kami lakukan ini juga mendapat support dari seluruh teman[1]teman media, untuk menyebarluaskan dan memberitakan, agar niat luhur kami ini medapat dukungan dari pemerintah dan juga seluruh masyarakat Indonesia.

Salam Sehat, Jamu Budaya Kita!

 

(Diunggah Oleh Alifia Aqilla S)

Tags: unescoJamuWarisan Budaya

Related Posts

Mobilitas Kereta di Solo Meningkat, Aktivitas Penumpang Tembus 2,53 Juta

Mobilitas Kereta di Solo Meningkat, Aktivitas Penumpang Tembus 2,53 Juta

by Redaksi Radio Solopos
15 October 2026
0

Radio Solopos, SURAKARTA — Aktivitas naik dan turun penumpang kereta api jarak jauh dan lokal di Stasiun Solo...

Kepala BPOM: Dari 18.000 Produk Jamu, Baru 73 yang Masuk Kategori Obat Herbal Terstandar

Kepala BPOM: Dari 18.000 Produk Jamu, Baru 73 yang Masuk Kategori Obat Herbal Terstandar

by Redaksi Radio Solopos
5 December 2025
0

Radio Solopos, SOLO -- ‎Dari 18.000 merek jamu yang terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru...

Kolintang Alat Musik Tradisional Khas Minahasa Resmi diakui UNESCO

Kolintang Alat Musik Tradisional Khas Minahasa Resmi diakui UNESCO

by Avrilia Wahyuana
7 December 2024
0

Sidang ke-19 the Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage telah dilaksanakan di Paraguay (5/12)....

Reog Ponorogo Akhirnya Resmi Menjadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Reog Ponorogo Akhirnya Resmi Menjadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

by Avrilia Wahyuana
5 December 2024
0

Hasil Sidang Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage Sesi ke-19 di Asunción, Paraguay, pada...

Pengajuan Kebaya Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

Pengajuan Kebaya Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

by Avrilia Wahyuana
1 December 2024
0

Pemerintah melalui Kemendikbudristek memberikan dukungan terhadap keputusan Tim Nasional Kebaya (Timnas Kebaya) Indonesia yang sedang memperjuangkan kebaya sebagai...

Bangga! Bahasa Indonesia Bisa Dipakai dalam Sidang Umum UNESCO

Bangga! Bahasa Indonesia Bisa Dipakai dalam Sidang Umum UNESCO

by Intan Nurlaili
22 November 2023
0

Radio Solopos - Bahasa Indonesia diakui dalam sebagai bahasa resmi yang bisa digunakan dalam Sidang Umum Organisasi Pendidikan,...

Kota Solo Masuk 55 Kota Kreatif Dunia Versi Unesco

Kota Solo Masuk 55 Kota Kreatif Dunia Versi Unesco

by Mita Kusuma
1 November 2023
0

Radio Solopos - Kota Solo berhasil meraih prestasi membanggakan di level internasional. Kota Bengawan masuk dalam 55 kota...

Koalisi Masyarakat Sipil Dorong Moderasi Konten Digital

Koalisi Masyarakat Sipil Dorong Moderasi Konten Digital

by Intan Nurlaili
17 February 2023
0

Narasumber diskusi Countering Hate Speech and Disinformation Online in the Context of the 2024 Elections: Challenges and Opportunities,...

Museum Keris Nusantara Sarana Edukasi Warisan Bangsa Indonesia (Surakarta.go.id)

Wisata Sekaligus Menambah Pengentahuan Sejarah Di Museum Keris Nusantara

by Muhammad Rizal Fahlevi
11 November 2022
0

Solopos FM, Keris, pusaka yang identik dengan warisan para leluhur sekaligus menjadi identitas kebudayaan khas Indonesia. Nama “Keris”...

Siapkan Film Sekuel, Tim Iqro ke Paris

Siapkan Film Sekuel, Tim Iqro ke Paris

by Redaksi
21 April 2017
0

SoloposFM- Tim Film Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) atau Tim Iqro melakukan survei guna menyiapkan pembuatan film...

Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif
  • Lima Film Terbaru Oktober 2026, dari Horor Kuntilanak hingga Drama Perjuangan Mahasiswa
  • Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga
  • Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan
  • Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.